Membuang Sampah di Jerman

“Bisa bantu membuat sketsa untuk draft naskah buku budaya dari penerbit kami?”

Kepalaku berputar dan jantungku berdegup kencang. Inilah momen ketika passion yang kugeluti sedang diuji konsistensinya. Maka setelah mengalami dialog panjang terkait jadwal kerja, aku pun berminat mencoba.


Naskah yang aku coba buat ilustrasinya adalah tentang Budaya Membuang Sampah di Negara Jerman. Untuk permulaan ilustrasi, aku mulai menyibukkan diri membuat beberapa item dengan teknik pen drawing dan watercoloring. Seru…


 

Jerman - Sampah 01.jpg

Aku sendiri tidak begitu gemar dan pandai dalam geografi sejak masa sekolah, apalagi memahami peta administrasi negara lain dan benderanya. Karenanya, aku mulai semangat membuka buku tentang “guidemap and tourism” di Jerman. Sebagai permulaan, aku mulai menggambar bendera, peta dunia, dan salah satu ikon unggulannya. Di sela-sela, aku mulai mencari tahu seperti apa tempat sampah yang umum ada di Jerman.


Semua kugambar di atas kertas buku tulis girlie yang tentu saja selain kertasnya tipis, ia juga bergaris-garis. Tapi aku memutuskan untuk mencoba sespontan mungkin, ini hanyalah pekerjaan satu malam, pikirku. Kapan lagi bisa berspontan menyenangkan, bukan?


Halaman berikutnya aku isi dengan hasil ketakjubanku terhadap betapa konsistennya warna dan teknologi modern Jerman terhadap budaya membuang sampah mereka. Mesin penghancur botol mereka, sangat unik untuk dikenali. Ternyata, di setiap supermarket (mungkin seperti alfamart Indonesia yang sangat rapat intensitasnya) sudah ada mesin penghancur seperti ini. Jadi limbah botol plastik minuman dari supermarket mereka bisa langsung disiapkan untuk pengolahan berikutnya. Bahkan, mesin ini juga memberikan uang imbalan bagi mereka yang bersedia memasukkan botol ke dalamnya. Wow…


Jerman - Sampah 03.jpg

Selesai menggambarnya di atas buku, aku langsung scan untuk kemudian aku masukkan dalam Photoshop. Percayalah, di software itu aku hanya menaikkan saturasi dan mempertajam kontras. Tidak terlalu banyak effort sebenarnya untuk aplikasi digital.


Jerman - Sampah Material 01.jpgAku mencoba memasukkan arsitektur yang kuanggap paling mewakili rasa terpesonaku akan sejarah di Jerman. Dan menemukan narrow, tiny, timber house ini sangat dramatis untuk pengalaman membacaku. Wow, luar biasa kecantikan bangunannya.


Jerman - Sampah Material 02.jpgSebenarnya masih banyak penasaran dengan menemukan ilustrasi yang tepat untuk naskah. Dan itu memang memerlukan latihan yang dibiasakan. Mungkin saja, lain waktu akan ada kesempatan yang berbeda untuk jadi ajang apresiasi sebuah hobi yang kita geluti.


Advertisements

8 thoughts on “Membuang Sampah di Jerman

    1. haiiii…. salam kenal yah… makasih banyak sudah apresiasi di karya ini, luar biasa.. Arsitektural gambar ke empat, aku gambarnya sekecil itu di notebook (seperempat lembar), sedang gambar arsitektural ke tiga gambarnya selembar penuh… daaann, aku suka semuanya ^___^ hihihi, kapan-kapan aku pasti share sketsaku yang lain… selama ini cuma terposting tanpa naskah di instagram 🙂 semoga kita jumpa lagi yaaa

      Like

      1. Hihihi sama-samaaa Mbak 😀 salam kenal juga ya 😀

        Emang bagus kok mbak 🙂 yaaah, secara garis besar sih sama dong aku juga suka semuanya 🙂 aaaakh, ditunggu mbak 😀 post di blog ya 😀

        Aamiin mbak 🙂

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s